Sunday, May 6, 2012

Ikan Cupang (Betta sp.) adalah ikan air tawar yang habitat asalnya adalah beberapa negara di Asia Tenggara, antara lain Indonesia, Thailand, Malaysia, dan Vietnam. Ikan Cupang mempunyai bentuk dan karakter yang unik dan cenderung agresif dalam mempertahankan wilayahnya. Di kalangan penggemar, ikan cupang umumnya terbagi atas tiga golongan, yaitu cupang hias, cupang aduan, dan cupang liar.

Ikan cupang adalah salah satu ikan yang kuat bertahan hidup dalam waktu lama sehingga apabila ikan tersebut ditempatkan di wadah dengan volume air sedikit dan tanpa adanya alat sirkulasi udara (aerator), ikan ini masih dapat bertahan hidup.

Hampir semua jenis ikan cupang hidup di air tawar, hal ini bisa ditemui oleh kita seperti; di sungai-sungai, rawa-rawa dll. Ikan cupang mempunyai bentuk badan pipih dan langsing,kepala moncong agak lancip, bibir tebal, dengan sirip-sirip, ekor serta aneka warna yang ada di tubuhnya. Cupang sawah, biasanya berwarna agak pucat, baik pejantan maupun betinanya. Sedang untuk cupang yang berasal dari Singapura, Medan, dan Bagan siapi-api bentuk badan serta warnanya bervariasi.

Ciri-ciri ikan cupang adalah sbb; berbadan langsing dan pipih, kepala moncong lancip, ring bibir tebal, mempunyai sirip dada, berdasi, sirip perut, sirip punggung, sirip anal, ekor serta beraneka warna dari masing-masing ikan cupang, relatif dari jenis dan asal muasalnya.

Jenis ikan cupang terbagi dua;
  • Jenis Ikan Cupang Hias. 
Cupang hias biasanya ditandai dengan penampilannya yang eksotik, mulai dari variasi warna, sirip punggung, sirip perut, sirip anal dan ekor. Seperti yang terlihat digambar ikan cupang hias kumpai, dan serit begitu indah baik dari penampilan sirip-siripnya maupun warna yang ada pada tubuh ikan tsb.
  • Jenis Cupang Petarung: 
Jenis Cupang adu (petarung) pada umumnya ikan ini berasal dari Singapura, (betta imbellis), atau lebih terkenal dengan sebutan Singapura belgi. Sedangkan ikan cupang petarung yang berasal dari Indonesia dari daerah Bagan Siapi-api (betta imbellis var Sumatraensis).

Sifat dari ikan cupang adalah gemar berkelahi Apabila dua (2) ikan cupang dewasa berada dalam satu wadah, maka perkelahian antar sesamanya tak dapat terelakkan lagi. Akibat dari kegemarannya itu, tak jarang banyak ikan–ikan cupang yang terluka. Luka akibat perkelahian mengakibatkan, baik sirip dada, punggung, perut anal bahkan ekornya robek-robek berdarah bekas gigitan lawannya. Oleh karena kegemaran dari ikan cupang berkelahi, banyak para pecinta ikan cupang yang ingin memilikinya. Selain untuk dinikmati keindahannya, juga disenangi untuk adu ikan cupang. Rasa semangat dan bangga apabila ikan cupang miliknya menjadi juara di arena adu cupang.

Jenis-makanan ikan cupang:
  • Kutu air
  • Jentik nyamuk
  • Cacing sutra
Ikan cupang bisa hidup pada semua jenis air tawar. Dengan suhu air antara 22-32 oC. Ikan cupang dapat ditemui di selokan air sawah, genangan air rawa, atau di  waduk dll. Jika kita menggunakan air yang berasal dari PAM (perusahaan air minum) air PAM tsb di endapkan di bak/kolam selama 1-2 hari, untuk menghilangkan kaporit dll. Jenis cupang yang dibudidayakan pada umumnya ikan cupang import, seperti cupang Bangkok, cupang Singapura dan cupang dari Bagan Siapi-api. Untuk ikan cupang yang berasal dari Bagan siapi-api (Indonesia) kini banyak yang membudidayakannya. Dikarenakan untuk beternak ikan cupang relatif memerlukan tempat yang besar, serta biaya yang juga relatif besar, banyak pembudidaya ikan cupang hanya menggunakan halaman, samping atau belakang rumah saja, dan hasilnya cukup membawa berkah.

sumber
Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment